STUDI KASUS
Mobile + IoTBoseh Bike Sharing
Sistem bike sharing kota Bandung — aplikasi pelanggan, aplikasi operasional staf, dan modul IoT di setiap docking, dibangun dari nol sebagai satu rantai yang saling mengunci.

The problem
Sepeda publik gagal bukan karena aplikasinya jelek, tapi karena rantainya putus: pengguna tidak tahu sepeda mana yang benar-benar tersedia, docking tidak melaporkan keadaannya, dan petugas lapangan tidak punya alat untuk membereskan kasus yang nyangkut.
The approach
Satu sumber kebenaran: status setiap sepeda ditentukan oleh docking, bukan oleh tombol di aplikasi. Aplikasi pelanggan dibuat sesederhana mungkin, dan semua kondisi menyimpang dialirkan ke aplikasi staf sebagai pekerjaan yang jelas.
The build
Dikerjakan Digture dari base: desain UI/UX, dua aplikasi Flutter, backend Laravel, dan modul PCB per shelter serta per docking yang dirancang dan diprogram sendiri oleh tim IoT.
Customer flow
Sepuluh layar, dari masuk akun sampai bukti transaksi. Jalur utamanya sengaja pendek: pilih shelter, pilih sepeda, buka kunci, jalan, kembalikan.

Staff operations
Aplikasi petugas shelter: check-in, kondisi armada, aktivasi pelanggan, dan penanganan permintaan bantuan sampai transaksi ditutup — termasuk yang harus diselesaikan manual di lapangan.

Architecture
Empat lapis yang harus sepakat sebelum sebuah sepeda berpindah tangan. Docking adalah hakim terakhir: kalau ia tidak melaporkan sepeda masuk, transaksi tidak ditutup.

Batch papan kontrol docking yang dirancang, dirakit, dan diprogram sendiri oleh tim IoT Digture — relay kunci, step-down daya, dan modul ESP untuk pelaporan status ke backend. Satu papan untuk setiap docking di 20 shelter.

Layar informasi di tiap shelter: nama dan alamat lokasi, status setiap docking (siap, terisi, kosong), indikator koneksi server, dan QR untuk membuka aplikasi — dibaca langsung dari modul docking di shelter itu.
Aplikasi pelanggan (Flutter)
Peta shelter, pemilihan docking, buka kunci berbatas waktu, riwayat rute, dan pusat bantuan. Semua status ditarik dari backend — tidak ada keputusan lokal.
Aplikasi staf (Flutter)
Check-in shift, kondisi armada per shelter, aktivasi pelanggan, pengambilan manual, dan penyelesaian tiket bantuan sampai transaksi tertutup.
Backend (Laravel)
Sumber kebenaran transaksi, tarif, status sepeda, dan tiket. Menjembatani perintah aplikasi dengan laporan perangkat, serta menyimpan jejak audit tiap perpindahan sepeda.
Modul IoT (PCB shelter & docking)
Papan kontrol per shelter dengan keypad dan LCD untuk mode servis, plus modul kunci per docking. Docking yang melaporkan sepeda masuk adalah satu-satunya alasan transaksi boleh ditutup.
Results
Rantai yang tidak bisa dibohongi
Transaksi hanya tutup kalau docking setuju. Sepeda hilang atau nyangkut jadi kasus yang punya pemilik, bukan selisih angka.
Petugas punya jalan keluar
Setiap kegagalan pengguna punya padanan tindakan di aplikasi staf: ambil manual, kembalikan ke staf, atau tutup dengan catatan.
Lapangan ikut bicara
Foto bukti di tiket bantuan mempercepat perbaikan modul docking tanpa harus menerjunkan teknisi lebih dulu.
Siap direplikasi
Pola shelter-docking-modul yang sama dipakai di 20 lokasi, sehingga penambahan shelter baru hanya soal pemasangan dan pendataan.
